Jumat, 23 Mei 2008

CEPAT MAHIR LINUX

1.1 Mengenal linux

Linux adalah sebuah operating system (OS) turunan UNIX, yang merupakan implementasi independent dari standard IEEE untuk OS yang bernama POSIX (protabel operating system interface). OS adalah perangkat lunak (software) yang mengatur koordinasi kerja antara semua perlengkapan perangkat keras (handware) dalam sebuah computer. Linux memiliki kemampuan yang berbasis standar POSIX yang meliputi true-multitasking, virtual memory, shared libraries, demand-loading, proper memory management, multiuser. Linux seperti layaknya OS UNIX lainnya, mendukung banyak software mulai dari TEX, X Window, GNU C/C++ sampai ke TCP/IP.

Linux adalah system operasi yang disebarkan secara luas dengan bebas dibawah lisensi GNU General Public License (GPL), yang berarti juga source code linux tersedia. Itulah yang membuat linux sangat special. Linux masih dikembangkan oleh kelompok-kelompok tanpa dibayar, yang banyak dijumpai di internet, tukar-menukar kode, melaporkan bug, dan membenahi segala masalah yang ada. Setiap orang yang tertarik bisa bergabung dalam proyek pengembangan linux.

Linux pertama kali dibuat oleh Linus Torvalds di Universitas Helsinki, finlandia. Kemudian Linux dikembangkan lagi dengan bantuan dari banyak programmer dan hanker UNIX di seluruh dunia. Sekarang Linux bisa diperoleh dari distribusi-distribusi yang umum digunakan, misalnya RedHat, Mandrake, Debian, Slackware, Caldera, Stampede Linux, TurboLinux dan lain-lain. Karnel yang digunakan adalah sama-sama Linux kernel, sedangkan perbedaannya hanyalah paket-paket aplikasi yang disertakan, system penyusunan direktori, init style, dll.

1.2 Mengapa Memakai Linux

Linux, sering juga disebut GNU/Linux, adalah OS yang compatible dengan Unix, berisi karnel Linux itu sendiri dan sekumpulan lengkap aplikasi dan program-program lain, yang kebanyakan dibawah naungan proyek GNU dari Free Software Fountion. Tampilan grafis atau Graphical User Interface (GUI) disediakan oleh X window system beserta kumpulan libraries dan alat-alatnya.

Semua software ini bisa didapat secara bebas bedasarkan lisensi GNU atau lisensi-lisensi lain yang mirip dengan itu. Bedasarkan lisensi ini, siapapun bisa mendapatkanprogram baik dalam bentguk source code (bisa dibaca manusia) maupun binary (bisa dibaca mesin), sehingga program tersebut dapat diubah, diadaptasi maupun dikembangkan lebih lebih lanjut oleh siapa saja.

Defenisi dari free software menurut free software foundation (http://www.fsf.org) adalah sebuah bentuk kebebasan, mengacu ke pengguna untuk memakai, mengopy, mendistribusikan, mempelajari, mengubah maupun meningkatkan software tersebut. Secara spesifik ada 4 arti kebebasan:

1 Bebas menjalankan program

2 Bebas mempelajari program dan mengadaptasi sesuai kebutuhan

3 Bebas mendistribusikan ulang

4 Bebas meningkatkan program dan mempublikasikannya

Dalam proyek GNU digunakan dua lisensi untuk melindungi kebebasan secara legal:

v Copyleft: siapapun yang mendistribusikan ulang program dengan atau tanpa perubahan harus memberikan kebebasan juga untuk didistribusikan lagi atau diubah. Copylifet menjamin setiap pengguna mempunyai kebebasan.

v Non-copyleft: siapapun yang mendistribusikan atau mengubah harus mendapat izin dari pembuat program.

Kemudian karena banyak sekali program-program maupun komponen software (biasanya tergabung dalam paket) yang membentuk sebuah OS Linux yang lengkap, dan kesemuanya itu dikerjakan oleh banyak orang dan organisasi dalam jadwal yang berbeda-beda, maka beberapa perusahaan dan organisasi mengumpulkan paket-paket tersebut menjadi satu distribusi . tapi tidak itu saja, mareka juga melakukan tes-tes terhadap software didalamnya, mengembangkan program-program instalasi atau yang memudahkan instalasi, sebagian ada yang memberikan technical support, dan sebagainya.

Pengguna Linux

Linux diperkirakan mempunyai kurang lebih 7.500.000 pengguna, dan angka itu berubah terus setiap harinya dengan sangat pesat. Dengan jumlah pengguna yang sangat banyak dan sifat OS yang open, memungkinkan sharing informasi berhubungan dengan permasalahan, bug dan cara penyelesainannya bisa lebih lancar dan kita temukan dengan mudah di internet.

Interaksi dengan OS lain

Linux bisa berinteraksi dengan operating sistem lain melalui tiga cara:

Kompatibilisasi file dan filesystem, kompatililitas network, dan emulasi (simulasi) operating sistem.

Linux bisa menggunakan file-file dari operating sistem lain, dalam artian bisa membaca dan menulis format file tersebut. Sehingga (hard) disk maupun disket-disket dari OS/2, NT, DOS/Window, Apple Macintosh, Unix, dan sistem-sistem lain, bisa dibaca (dalan banyak hal juga ditulis) dengan mudah oleh linux. Hampir semua format file standar industri didukung oleh aplikasi-aplikasi Linux, kecuali beberapa format yang spesifik vendor atau produk.

Di tingkat networking, Linux bisa bekerja sama dengan baik sekali dengan operating sistem lainnya. Linux mempunyai dukungan TCP/IP yang sangat bagus, dan juga mempunyai dukungan SMB untuk microsoft file sharing and printing melalui paket Samba, Apple file and printer sharing lewat netatalk, dan IPX/SPX (Novell) file sharing lewat paket Mars NWE (dan paket komersial dari Cadera).

Dalam lingkungan campuran Windows/Linux, menggunakan samba server dan sistem smbclient, komputer linux akan tampil di network Neigborhood dari sistem windows, hampir tidak bisa dibedakan dengan NT.komputer Linux juga akan mempunyai akses penuh ke file dan printer yang di-share dari WFWG, Windows 95, maupun Windows NT.

Emulasi operating sistem menyediakan kompatibilitas di lain sisi. Paket DOSEMU menyediakan kompatibilitas (terbatas) dengan Windows. Ada juga paket emulasi komersial, yaitu Executor untuk emulasi Mac 68oxo, dan WABI untuk emulasi 16-bit Windows 3.1

Arsitektur

Prosesor seperti Digital Alpha dan StrongARM, Intel 386/486/pentium/pentiumpro/pentium II, AMD, Cyrix/IBM, motorola 68xoo, PowerPC (termasuk power Mac) dan Sun SPARC semuanya didukung oleh linux.

Windows NT hanya mendukung Intel (dan clone) dan Digital Alpha. Sedangkan Windows 95/98 hanya jalan di atas Intel dan kawan-kawan (AMD, Cyrix).

Dukungan Hardware

Linux mendukung berbagai jenis perangkat keras PC, termasuk disk IDE, EIDE, SCSI, MFM,RLL, dan ESDI, tape dan CD-ROM drive SCSI dan EIDE, sound cards, berbagai jenis mouse, video cards, motherboard chipsets, scanners, printers, dan sebagainya. Hardware yang didukung oleh linux mungkin tidak sebanyak windows 95/98 tapi mungkin lebih banyak dari pada windows NT.

Beberapa vendor perangkat keras menyediakan driver secara langsung untuk linux, beberapa menyediakan spesifikasi hardware secara Cuma-Cuma, dan selebihnya tidak menyediakan driver maupun spesifikasi untuk produk mereka. Tentu saja, produk-produk dari vendor yang menyediakan driver atau mengikuti aturan standar dari driver yang sudah ada mendapat dukungan utama, diikuti dengan produk-produk yang tersedia spesikfikasi teknisnya (biasanya sebentar saja setelah spesifikasinya dipublikasikan) dan diminai oleh khalayak pengguna linux, dan (relatif sedikit) produk-produk yang tidak ada informasi teknisnya biasanya tidak dispport.

Kemudahan Akses Device

Device atau perangkat di linux umumnya muncul sebagai file. Sehingga program-program bisa membaca dan menulis ke device-device seperti tape drive, modem, terminal, dan sebagainya.

Hal ini membuat hampir semua device bisa diakses oleh semua bahasa pemograman, dengan meniadakan ketergantungan terhadap aplikation programming interface (API) yang spesifik dengan bahasa pemograman tertentu. Di Windows, yang menggunakan model API, banyak perangkat yang hanya bisa diakses melalui C dan bahasa lain yang sejenis, dan membutuhkan program adapter (seperti OCX) untuk bisa diakses dari bahas lain.

Pemanfaatan Memory

Virtual memory membuat linux mempunyai kemampuan untuk menjalankan program-program yang lebih dari seharusnya jika hanya menggunakan memory fisik saja. Sistem virtual memory di linux melebihi pengguna sederhana dari swap space, program-program yang lebih dari sekali akan dimasukkan sekali ke memory, dan sistem virtual memory akan digunakan untuk menggabungkan satu program image (text area) dengan banyak data images. Hal ini berakibat penggunaan memory yang optimal, namun demikian tetap memproteksi ruang memory dari masing-masing program, mencegah program saling ”mengotori” ruang memory dari program lain.

Skalabilitas

Linux bisa berjalan dimesin sekecil 3Com palm pilot dan digital itsy dan mesin sebesar Beowulf cluster (sekumpulan PC yang cepat dihibungkan untuk menyelesaikan persoalan ilmiah). Linux juga mendukung multiple prosesor hingga 16 buah.

Stabilitas

Sistem linux sangat luar biasa stabil.Jika konfigurasi dengan benar, sistem linux akan ”hidup” terus sehingga hadwarenya tidak menandai (rusak) atau tidak ada tenaga listrik atau seseoramg mematikan sistem. Umur hidup sistem yang berkelanjutan hingga ratusan hari atau lebih merupakan hal yang sudah biasa. Sudah menjadi rahasia umum bahwa Windows NT pada umumnya membutuhkan reboot berkala untuk manjaga stabilitas, dan Windows 95 yang pada umumnya perlu di instal ulang supaya sistem bisa berjalan lancar tanpa keluhan.

Salah satu hal yang mendasari stabilitas ini dalah pemograman versi dari shared libraries. Kebanyakan aplikasi Windows menginstal versi-versi baru dari dynamic Link Libraries (DLL), yang pada umunya mengakibatka aplikasi lain yang meminta versi lain dari DLL tersebut tidak berfungsi dengan semestinya.

Masalah keamanan yang menyangkut operating sistem itu sendiri biasanya di umumkan beberapa jam saja setelah ditemukan, diikuti denga bugfix, workaround,advisory. Dan sebagainya.Misalnya wakyu ditemukan bug di hadware itu sendiri (prosesor pentium dengan bug FO oF), workaraound suda tersedia untuk download beberapa saat setelah di umukannya adanya bug tersebut.

Banyaknya Servis

Distribusi linux pada umumnya sudah memiliki program-program networking beserta dokumentasinya. Hal ini tentu lebih baik jika dibandingkan dengan Windows NT, di mana banyak fasilitas seperti telnet,NFS, dan server X Windows, tidak disertakan dalam distribusi standart dan biasanya harus dibeli terpisah dari perusahaan lain,dan tentu saja membutuhkan biaya lebih.

Contohnya linux bisa menerima banyak koneksi POP3 sekaligus dan kemidian meneruskan ke sistem mail delivery standart.Hal ini belum memungkinkan di NT, bahkan standart Exchange Server add-on.

Penggunaan Network

Banyak bagian dari sistem linux dibagi dua (client-server), keduany bisa berjalan dikomputer yang sama maupun berlainan. Salah satu contohnya adalah GUI (Graphical User Interface) dari linux yaitu X windows sistem. Hal ini memungkinkan aplikasi berjalan di komputer manapun di network, dan mengarahkan tampilan kekomputer manapun di network.

Kesimpulan

Linux menyediakan platform yang sangat maju dan stabil untuk berkomputer. Walaupun sejarah pengembangan dan sistem suportnya jauh berbeda dengan kebanyakan operating sistem lain, linux sangat menarik untuk digunakan dilingkungan bisnis,akademik,maupun pribadi.

Linux adalah pesaing berat dari Microsoft Windows. Keuntungan utama linux terhadap Windows adalah pengembangan dan suport secara terbuka,sejarah dan aersitektur Unix, serta stabilitasnya. Kekurangan utamanya brhubungan erat dengan lebih sedikitnya jumlah penggunanya. Aplikasi yang tersedia belum sebanyak Windows, dan adanya selang waktu antara diperkenalkannya suatu hadware baru denagn kebutuhan secara lebih jauh, dan berjurangnya ongkos pengelola admistrasi janga panjang, walaupun untuk memulai belajarnya relatif lebih sulit.

Tidak ada komentar: